Lain-lain

Vertical Garden: Siasati Lahan Terbatas Hunianmu

Ola, Garden People!

Khusus buat kamu yang tinggal di area perkotaan, tau tidak sih kalau setengah dari populasi bumi berbagi lahan kota bersamamu? Memang tidak bisa di pungkiri akibat pertumbuhan infrastruktur dan perputaran ekonomi yang lebih cepat di kota membuat banyak orang tertarik mencoba peruntungan, Minok salah satunya!

Nah karena kita harus berkompetisi untuk bagi lahan dengan banyak orang, tidak jarang kita harus pintar-pintar menyiasati properti kita. Apalagi jaman sekarang trend rumah minimalis atau studio semakin berkembang. Namun terkadang, ketika tinggal di area terbatas membuat kita sulit untuk menyiasati ruang yang ada. Terlebih jika kita ingin menghias rumah dengan taman yang indah.

Tapi kalian ga perlu khawatir! Metode penanaman vertical garden bisa jadi salah satu solusi buat Garden People! Sebelum mulai menanam, yuk simak pertimbangan apa yang harus Garden People lakukan terlebih dahulu.

Tentukan Cara Penanaman yang Cocok

Vertical garden memiliki dua metode penanaman yang dapat Garden People pilih, yakni green facade dan living wall. Sesuaikan metode penanaman dengan keinginan dan kesesuaian tempat tumbuh tanaman. Jika kalian ingin menggunakan tanaman yang dapat merambat di dinding dengan struktur tembok rumah yang kuat, kalian dapat memilih metode Green Facade.

Contoh Vertical Garden dengan Metode Green Facade. Sumber: landscapearchitecturetudelft.nl

Sedangkan kalian dapat menggunakan metode lving wall khusus untuk penanaman yang tidak merambat. Tanamanmu akan membutuhkan tempat tumbuh seperti pot yang akan di support dengan pendukung lainnya (kawat, tali, dan sebagainya.

Penanaman living wall menggunakan tempat untuk tanaman bertumbuh. Sumber: 4naturesystem.com

Memilih Softscape yang Sesuai

Selanjutnya, Garden People dapat memilih tanaman jenis apa yang akan kalian gunakan. Tanaman sejenis paku dan semak seperti lili paris, sirih gading, dan tradescantia dapat kamu pilih untuk menghiasi vertical gardenmu. Jika kamu akan menggunakan beberapa tanaman, variasikan jenis tanaman untuk meningkatkan estetika dari segi tekstur dan perpaduan warna. Ini dia rekomendasi tanaman yang bisa kamu gunakan sesuai dengan suhu di rumahmu.

Tanaman yang Cocok Untuk Vertical Garden

Vertical garden biasanya menggunakan media tanam selain tanah, melainkan cocopeat, sekam, perlite, dan sebagainya. Hal yang perlu diperhatikan lainnya yakni posisi penanaman baik indoor maupun outdoor, itu dapat membantumu memperkirakan kebutuhan cahaya matahari, angin, dan suhu udara tanaman agar vertical gardenmu sustainable!

Pertimbangan Hardscape Vertical Garden Milikmu

 

Planter Box untuk Vertical Garden. Sumber: pinterest.com

Berdasarkan cara penanaman, Garden People bisa menentukan wadah tempat meletakkan tanaman yang sesuai. Banyak pilihan dapat kalian tentukan seperti pipa, kantong polybag khusus vertical garden, botol, pot, atau planter box. Pertimbangkan berat tanaman dan media tanam yang akan ditopang oleh wadah tersebut untuk menghindari kerusakan setelah di pasang. Sistem pengairan dari wadah juga perlu diperhitungkan agar menghindari busuk tanaman.

Tips dari Minok, kamu bisa mensiasati wadah penanaman tersebut agar tidak menimbulkan kesan sesak pada space-mu baik dari warna, material, maupun penyusunannya.

***

Walau terlihat rumit, namun sebenarnya vertical garden bisa jadi pilihan yang pas untuk kamu yang ingin menghias hunian mungilmu. Gimana Garden People, kalian tertarik? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *