Material

Kayu Alami VS Kayu Imitasi, Pilih yang Mana?

Penggunaan kayu memang popular banget buat taman. Selain warnanya yg hangat, kesan natural dari material tersebut Tapi kamu sering gak sih bingung memilih untuk menggunakan jenis kayu apa pada space di rumahmu? Baik kayu jenis alami maupun imitasi, masing-masing memiliki keunggulannya sendiri. Nah, kali ini Minok bakal bahas dua jenis kayu yakni kayu alami dan kayu imitasi, simak terus, yaps!

Pesan Taman Impianmu di Sini! Diskon UP to 20%


Mengenal Kayu Alami dan Kayu Imitasi

Sumber: blog.jagomaterial.id

Kayu alami merupakan material yang sangat digemari di Indonesia. Baik desain tradisional maupun modern banyak menggunakan kayu sebagai pilihan material. Di toko bangunan kayu ini lebih terkenal sebagai solid wood, yakni bahan yang tidak tercampur apapun alias 100% murni kayu.

Ada beberapa jenis kayu yang digunakan sebagai bahan yakni kayu jati, mahoni, trembesi, pinus. Di antara bahan tersebut kayu dari Pohon Jati paling sering dipilih.

Pemakaian Kayu Imitasi pada Bangunan. Sumber: indobangunan.com

Selain itu, kayu imitasi hadir sebagai alternatif material kayu masa kini. Jenis kayu imitasi yang populer diantaranya yakni Wood Plastic Composite (WPC) dan Conwood. WPC merupakan bahan campuran plastik 50% dan kayu 50% sedangkan Conwood merupakan bahan campuran serat fiber dan semen Portland. Kayu imitasi di desain sedemikian rupa sehingga serupa dengan kayu alami

Keunggulan Kayu Alami

  • Material ramah lingkungan dari alam

Tanpa tambahan bahan kimia, bahan kayu cenderung lebih aman sehingga kamu gak perlu khawatir saat menggunakan bahan ini.

  • Menghasilkan guratan kayu natural, bukan hasil cetakan
Tekstur natural kayu. Sumber: pixabay.com

Solid wood berasal dari kayu-kayu pohon yang dapat kamu temukan di alam. Setiap pattern yang dihasilkan merupakan pattern asli dari gurat kayu saat belum terbentuk menjadi bahan material!

  • Memiliki sifat lentur

Sifat lentur ini berarti seberapa kuat bahan tersebut dapat menahan tekanan atau gaya dari luar. Jadi, kayu alami cenderung lebih tahan dari keretakan  / patahan akibat tekanan apapun dari luar.

Kelebihan Kayu Imitasi

  • Lebih tahan rayap

Karena penambahan bahan lainnya, rayap cenderung jadi kurang tertarik rayap untuk ngerumunin kayunya. Jadi Garden People gak perlu khawatir kayu cepat keropos deh~

  • Pengolahan mudah

Karena biasanya materi ini memiliki dimensi yang tak terbatas, kamu mudah untuk memotongnya dan membentuk sesuka hati kamu. Hal tersebut mempermudah proses instalasi kayu pada bagian apapun.

  • Harga lebih murah

Ini kelebihan kayu bahan imitasi yang pasti kalian sukai, hihi. Karena bahan tersebut berasal dari campuran beberapa pendukung yang harganya terjangkau, kayu imitasi akhirnya lebih murah dibandingkan kayu alami

Penggunaan Kayu pada Elemen Tamanmu

Ada berbagai opsi penggunaan kayu pada tamanmu. Selain furnitur, Garden People dapat mengaplikasikan kayu pada decking, rak, pergola, dan ornamen dinding. Ini beberapa contohnya:

Ornamen dinding. Sumber: yukepo.com
Decking. Sumber: galleryparquet.com

Setelah tahu semua info tersebut, kira-kira kamu tertarik pakai material kayu apa nih? Apapun pilihannya, pastikan itu cocok dengan kondisi taman rumahmu ya~ Next kita bahas Kamu bisa tahu semua info seputar taman hingga material di Instagram OKE Garden, stay tune terus ya!

18 thoughts on “Kayu Alami VS Kayu Imitasi, Pilih yang Mana?

  1. Izwan Ariq berkata:

    Min, kalo boleh tanya apa tujuan utama dalam mengelola blog ini?. Apakah yg menjadi perbedaan dgn media lainnya seperti Instagram atau YouTube?. Makasih..

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Awalnya minok cuma mau buka channel yang sebanyak banyaknya, yang suka liat video bisa ke youtube kami, yang suka pantengin instagram bisa terhibur juga dan yang suka membaca bisa baca blog kami. Oiya di blog ini pembahasan akan dibahas lebih gamblang lagi karna ga ada batasan space. Kalo kamu suka pantengin channel yang mana nih diantara youtube, instagram atau blog kami?

  2. Muhammad Zulfikar berkata:

    Minok…. Aku mau nanya,, Kira-kira jenis kayu apa sih yang motifnya paling bagus untuk hiasan? Aku suka liat ada yg motifnya kayak zebra…… Namanya kayu apa ya?

  3. Nancy berkata:

    Minok.. Much of people lebih seneng dengan kayu alami.. tapi lagi2 pasti kepentok masalah harga yg tinggi
    Gimana milih kayu alami yang bagus tapi murah meriah??? Minok kasih solusi donk, biar hasrat naturalisasi keindahan rumah tersalurkan, namun dompet tidak terkosongkan.. Misal jenis kayu nya apa, belinya dimana, biar murah proses nya gmn..
    Makasih minok.. kuberharap padamu minok

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Saran yang menarik, next minok bikin blog lebih dalem lagi ya soal macem-macem kayu alami dan karakteristiknya, setuju ga nih

  4. Efka berkata:

    Akhirnya ada yang bikinin informasi ttg kayu²an yg mudah dicerna oleh manusia yg fakir ilmu perkayuan kayak aku. Thankyouuu. Mau numpang curhat. Sekitar 17 tahun lalu abis beli rumah yg dindingnya dr kayu jati gtu. Dana kekuras lumayan banget buat mindahin rumah dan proses mendirikannya. Giliran mau bikin pintu dapur kotor, ternyata dana blm cukup kalo harus beli pintu bahan jati. Trus sama pak tukang disaranin buat pake kayu imitasi. Ragu banget karena takut nnt gaakan tahan lama, ga nyatu sm dinding rumah, dan ga sebagus jati gtu. Mana informasi di internet masih jarang banget kan bahas beginian. Akhirnya dahlah nekat aja ngikut omongan tukang. Alhamdulillah beneran awet sampe skrg.

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Senang deh kalo tulisan minok ada yang suka. Wah ikut seneng pintunya masih awet sampe saat ini. Kedepan minok bakal sering bikin blog soal material deh, jadi keep stay tune dengan update kami yaa

  5. Osydhia Eka P berkata:

    Jd pgn tau kek ap mukanya minok yg suka tulis menulis kek gini,
    Pilihan bahasa nya mudah dipahami dan tampilan blog nya juga bener2 OKE,

    Bis ini bahas garden terrarium donk min.. kepo ku kebangetttaaaaan….

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Wah ada yang kepo sama minok yang cerewett ini . Request terarium? Siap minok bikinin special deh pake telor, Minok mau ke dapur konten dulu yaa

  6. Osydhia Eka P berkata:

    Jd pgn tau kek ap mukanya minok yg suka tulis menulis kek gini,
    Pilihan bahasa nya mudah dipahami dan tampilan blog nya juga bener2 OKE,

    Bis ini bahas garden terrarium donk min.. kepo ku kebangetttaaaaan…. gasss

  7. Daryl Aufaa berkata:

    Minok aku mau nanya nih… Ada nggak perpaduan antara kayu alami dan kayu imitasi yang bisa menghasilkan kualitas luar biasa tetapi harganya terjangkau ? Terimakasih.

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Salah satu material perpaduan kayu alami dengan tambahan material sintetis bisa menggunakan WPC. WPC merupakan campuran serat kayu dan Plastik. Sehingga membuat material ini awet. Untuk harga tergolong lebih miring jika dibandingkan dengan kayu Alami

  8. Elysa valentina berkata:

    Hi minok,, mau tanya ya,, biasanya kayu kalo kena air kan jd lembab gitu ya, terus akhirnya jd kusem atau bisa jd rada licin. Cara mencegah biar hal tersebut gak terjadi gmn ya? Dan kalo uda terlanjur, cara perbaikannya gimana ya?
    Trimakasiih minok,,

  9. Romadhini berkata:

    Mau tanya nih…kalau buat lantai lebih baik pakai kayu asli apa imitasi? Selain faktor harga, kira² lebih mudah dibersihkan yg mana? Asli apa imitasi? Terima kasih.

  10. Diona violita berkata:

    Naahh seneng banget nig Mimin bahas mengenai perkayuan.
    Di jaman milenial sekarang ini menurut aku masih banyak yg milih kayu imitasi, karena selain harganya lebih terjangkau model modelnya pun lebih modern dibandingkan dengan kayu alami juga lebih banyak pula showroom2 nya. Sedangkan untuk kayu alami (kayu jati contohnya) tidak semudah kayu imitasi, selain harga nya yg sangat jauuh perbandingannya, dari segi model pun kalangan tertentu saja.
    Tapi untuk aku pribadi sih prefer kayu alami, walau harga jauuh lebih mahal, tapi sudah pasti awet dan tahan lama

    1. Yasmin Mumtaz berkata:

      Betul bangett, nah kalo minok sih sebenernya juga lebih suka pake kayu alami, soalnya kan lebih ramah lingkungan, jadi nanti alam bisa bantu ngedaur ulang sendiri. Ga seperti kayu imitasi yang banyak campuran material tambahan, udah gitu dari segi pattern mungkin karna pabrikasi jadi akan sama satu sama lain. Betul ga nih

  11. Daryl Aufaa berkata:

    Minok, ada nggak perpaduan antara kayu alami dan kayu imitasi yang bisa menghasilkan kualitas luar biasa tetapi harganya terjangkau ? Terimakasih.

  12. Widy Fitriani berkata:

    Aah…aqu siiih senengnya pastilah kayu aselik atuh miiiiin…..lebih alami dan natural cucoklah buat di taman mungilquuu….tapi itu jugak yaaaa kalo ada duidnya siih…. pengen kayu jatiiiii….hihihi….
    Tapi kalo nggak ada duidnya yaaa kayu imitasi pun jadilaaaaah…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *