Lain-lain

Tamanmu Minim Sinar Matahari? Siasati dengan Cara ini

Cahaya matahari merupakan salah satu faktor penting untuk tanaman, agar tanaman dapat melakukan fotosintesis dan menjadikannya energi untuk tumbuh kembang. Lalu bagaimana dengan taman rumah yang membelakangi arah matahari atau taman yang mendapatkan sinar matahari minim? 

Tenang Garden people! Beberapa tanaman membutuhkan sinar matahari dalam jumlah besar, namun ada pula sebagian tanaman yang dapat bertahan dengan sinar matahari yang jumlahnya sedikit. Nah, Minok kasih tahu nih beberapa tanaman yang bisa tumbuh optimal dengan minim sinar matahari! Simak ya~

Perhatikan Aspek Penyinaran

Salah satu faktor kenyamanan rumah yaitu posisi arah hadap rumah, sebab setiap posisi rumah berpengaruh pada intensitas cahaya yang masuk ke dalam rumah. Begitu pula dengan taman rumah juga perlu diperhatikan, apakah mendapatkan cahaya yang banyak atau sedikit? Dengan begitu, kita dapat menentukan tanaman apa yang dapat dipakai dan sesuai agar tumbuh subur pada taman tersebut. Jika tanaman dapat tumbuh dengan baik, maka taman akan menjadi indah dan rumah menjadi nyaman.

Orientasi menentukan Intensitas Cahaya Pagi dan Sore

Taman menghadap ke timur membutuhkan tanaman yang berbeda dengan taman yang menghadap ke barat. Taman yang menghadap ke barat akan mendapatkan pancaran sinar matahari pada sore hari, sehingga  taman tersebut akan mendapatkan radiasi dengan intensitas cahaya yang lebih rendah. Sedangkan taman menghadap ke timur akan mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup dan intensitas cahaya matahari yang didapatkan lebih banyak. Pengaruh intensitas cahaya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman, karena akan berpengaruh langsung pada proses fotosintesis.

Cahaya Pagi lebih Baik daripada Cahaya Sore

Cahaya pagi memiliki waktu yang lebih lama dibandingkan dengan cahaya sore, sedangkan tanaman membutuhkan cahaya sinar matahari sekitar 6-7 jam setiap harinya dimana dapat dipenuhi secara optimal oleh sinar cahaya matahari pagi.

Perhatikan Pemilihan Tanaman

Setiap tanaman memiliki kebutuhan sinar cahaya matahari yang berbeda-beda, maka dari itu harus berhati-hati dalam pemilihan tanaman yang akan dipakai. Bila tidak sesuai tanaman akan layu, menguning, dan mati. Ada tanaman yang butuh sinar matahari secara langsung dengan intensitas banyak dan ada pula yang membutuhkan sinar matahari secara tidak langsung atau harus berada di tempat teduh.

Tanaman yang tumbuh optimal di area minim sinar 

Seperti yang Minok bilang diatas, Minok akan kasih tau beberapa nama tanaman yang dapat tumbuh optimal di area minim sinar matahari. Berikut contoh empat jenis tanamannya:

1. Calathea

Calathea adalah genus tanaman rhizomatous neotropical. Daun Calathea sering dijadikan sebagai tanaman hias karena memiliki corak serta warna yang cantik dan menarik, hal tersebut juga yang menjadikan tanaman hias ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ada banyak macam Calathea, ada yang daunnya memiliki beludru berwarna hijau tua hingga daun dengan pola geometris. Beberapa jenis tanaman Calathea yang populer di Indonesia yaitu Calathea veitchiana, Calathea triostar, Calathea lancifolia, dan Calathea Ornate.

Calathea veitchiana

2. Syngonium

Syngonium termasuk ke dalam aroid, tanaman ini berasal dari zona lembab tropis negara Mexico. Syngonium memiliki bentuk yang menarik dan memiliki warna yang berbeda-beda. Sebenarnya Syngonium dapat tumbuh dalam segala kondisi cahaya dan akan menjadi hijau tua bila di tanam pada area minim sinar cahaya. Syngonium sering juga dikenal sebagai arrow head plant karena bentuknya yang menyerupai anak panah, bentuk Syngonium berubah dari bentuk anak panah saat muda dan menjadi lima cabang saat matang. Beberapa contoh Syngonium yang populer di Indonesia yaitu Syngonium maria allusion, Syngonium hybrid pink, Syngonium podophyllum, dan Syngonium mojito.

3. Pakis pakisan

Pakis-pakisan atau paku-pakuan, atau tumbuhan paku adalah salah satu jenis tumbuhan yang memiliki keanekaragaman yang tinggi dengan penyebaran luas. Di Indonesia sendiri tumbuhan paku diperkirakan sebanyak 3000 jenis, dari 10 ribu jenis yang ditemukan di seluruh bagian dunia. Pakis termasuk tanaman yang populer untuk digunakan di area yang teduh dan dapat tumbuh subur dalam kondisi cahaya minim. Contoh Pakis yang populer di Indonesia yaitu Pakis gunung (Boston Fern), Suplir, Paku tanduk rusa, paku sarang burung, dan pakis buaya.

4. Philodendron

Philodendron berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata Philo (cinta) dan dendron (pohon), sesuai namanya tanaman ini disukai sebagai tanaman hias karena bentuk dan warnanya yang cantik. Philodendron termasuk tanaman yang mudah perawatannya, yang terpenting yaitu ditanam di media yang gembur dan diletakkan di tempat yang teduh. Daun Philodendron dapat menjadi mulus dan mengkilat bila sehat dan dilap dengan busa setiap hari. Contoh Philodendron yang populer di Indonesia yaitu Philodendron hastatum, Philodendron mayoii, Philodendron melanochrysum, dan Philodendron xanadu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *